Strategi Menghadapi Hidup



Jika masih bisa bertahan di kota besar, jangan buru-buru pulang kampung.

Jangan membeli satu rumah 100, 20 meter persegi. Lebih baik beli dua rumah 60 meter persegi.

Saat isi bensin, cukup isi 200 ribu rupiah. Nanti kamu akan mengerti.

Potong rambut, jangan masuk salon besar. Salon besar kebanyakan hanya tempat magang. Salon kecil justru tempat para tukang potong rambut yang benar-benar ahli.

Keluarga dan teman mengadakan pesta. Jika tidak ada yang memberitahu kamu, pura-puralah tidak tahu dan jangan cari-cari kabar.

Lingkaran orang kaya penuh dengan ide. Lingkaran orang miskin penuh cerita lucu.

Lingkaran perempuan penuh gosip. Lingkaran laki-laki penuh cerita dan pengalaman.

Saya ceritakan satu kisah, setelah mendengar kamu akan mengerti.

Ada seorang buruh yang merantau jauh dari rumah. Ia membeli lotre dan memenangkan 10 miliar rupiah.

Dia menelpon istrinya, berkata bahwa dia harus masuk rumah sakit dan butuh uang segera.

Istrinya panik dan pergi meminjam ke kerabat dan teman. Semua kerabat dan teman mendengar kabar itu langsung bersikap dingin, menolak, bahkan mengusirnya.

Saat sang istri sedang sedih dan putus asa, suaminya tiba-tiba pulang dengan sehat. Dia berkata.

"Sebenarnya aku tidak sakit, aku menang loteri 10 miliar. Tapi uang yang kusuruh kamu pinjam itu, apakah ada yang mau meminjamkan"?

Istrinya menjawab.. "Tidak ada satupun". Suami itu berkata.. "Bagus, kali ini putus hubungan saja".

"Kita lihat nanti, siapa di antara mereka yang masih punya muka datang meminta pinjaman lagi".

Di tempat yang tidak ada lampu jalan, malam hari di mana-mana ada binatang buas. Ingatlah, Sebelum merencanakan sesuatu, pelajarilah dulu manusianya.

Jika kamu tidak memahami sifat manusia, kamu tidak akan pernah berada di posisi tak terkalahkan. Suatu hari putri seorang pria kaya bertanya.

"Ayah, menantu ayah itu di semua aspek sangat hebat. Kenapa ayah tidak mempromosikannya"?

Pria kaya itu berkata.. "Justru karena dia terlalu hebat, ayah khawatir kamu tidak mampu mengendalikannya. Kamu 90 kilogram, dia 60 kilogram".

"Mengapa dia mau menikahi kamu"? Sang ayah sangat memahami hati manusia.

Karena itu dia membiarkan menantunya tetap menjadi orang biasa, supaya putrinya bisa hidup damai sepanjang hidup.

Putrinya masih tidak mengerti. Ayahnya menjelaskan.. 30 tahun lalu, di desa, ayah mabuk dan sombong, mengatakan, bahwa tahun itu ayah beternak ikan dan untung ratusan juta.

Keesokan paginya, sebelum matahari terbit, kolam ikan kita sudah diberi racun oleh seseorang. Ikan mati hampir semua, ayah rugi besar.

Lima tahun kemudian, ayah bangkit lagi, menikahi ibumu, punya kamu, dan membeli sebuah villa di Jakarta seharga lebih dari 50 miliar rupiah dibayar tunai.

Ayah tidak memposting apapun di media sosial, bahkan tidak memberitahu kakek nenekmu. Kerabat dan teman bertanya.

"Bisnis sekarang bagaimana"?.. Ayah selalu menjawab.. "Sekarang saya bekerja untuk orang lain, gaji cuma 5 juta, keluarga saya masih ngontrak".. Kerabat dan teman mendengar itu semua sangat senang di dalam hati.

Barulah sang putri benar-benar tersadar, kamu kaya akan dibenci, kamu miskin akan diremehkan.

Di depan orang yang kamu kenal, jangan pamer kekayaan, itu mengundang iri dan masalah.

Di depan orang asing, jangan tampil miskin, karena dunia hanya menghargai yang terlihat pantas.

Ingatlah selalu, kekayaan terletak pada cara berpikir, bukan pada kerja keras fisik. Keuntungan terletak pada posisi dan strategi, bukan pada keringat semata.





~ THANK ~ YOU ~

Posting Komentar

2 Komentar

Emoji
(y)
:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)

Close Menu